Markup Calculator: Hitung Markup dan Harga Jual

Gunakan Markup Calculator untuk menghitung harga jual
berdasarkan modal dan target markup, atau mengetahui berapa persentase
markup dari modal dan harga jual yang sudah Anda tentukan.

Kalkulator ini cocok digunakan oleh seller, reseller, pedagang, UMKM,
bisnis makanan, retail, produk digital, maupun penyedia jasa sederhana
yang ingin menghitung kenaikan harga dari biaya atau modal.

Markup berbeda dengan margin.
Markup dihitung berdasarkan modal atau biaya, sedangkan margin dihitung
berdasarkan harga jual.



KALKULATOR GRATIS

Markup Calculator

Hitung harga jual dari target markup atau cari persentase markup
berdasarkan modal dan harga jual.

Markup ≠ Margin

Markup menggunakan modal/biaya sebagai dasar perhitungan.
Jika ingin menganalisis keuntungan sebagai persentase dari harga jual,
gunakan Margin Calculator.

1

Masukkan Modal

Gunakan total biaya atau modal yang menjadi dasar harga produk.

Rp


Contoh: harga beli, HPP, atau biaya dasar Rp100.000.

2

Tentukan Target Markup

Masukkan persentase kenaikan harga yang ingin diterapkan dari modal.

%


Contoh: markup 50% pada modal Rp100.000 menghasilkan harga jual Rp150.000.

Rp


Masukkan harga jual untuk mengetahui nilai dan persentase markup dari modal.


HASIL PERHITUNGAN

Hasil Markup


HARGA JUAL HASIL MARKUP


Rp0

Berdasarkan modal dan target markup yang Anda masukkan.


Modal / Biaya


Rp0


Nilai Markup


Rp0


Markup


0%


Harga Jual


Rp0


Rumus Markup

Nilai Markup =
Harga Jual − Modal

Markup (%) =
(Harga Jual − Modal) ÷ Modal × 100%

Harga Jual =
Modal × (1 + Markup ÷ 100)


Ingat: markup bukan margin.

Jika modal Rp100.000 dan harga jual Rp150.000,
nilai markup adalah Rp50.000 dan markup sebesar 50%.
Margin tidak dihitung dengan modal sebagai pembagi.


Apa Itu Markup?

Markup adalah kenaikan harga dari modal atau biaya dasar produk.
Persentase markup dihitung dengan membandingkan selisih antara harga
jual dan modal terhadap modal tersebut.

Misalnya sebuah produk memiliki modal Rp100.000 dan dijual Rp150.000.
Selisihnya Rp50.000. Karena Rp50.000 merupakan 50% dari modal
Rp100.000, markup produk tersebut adalah 50%.

Rumus Markup

Untuk mengetahui nilai markup dalam rupiah:


Nilai Markup = Harga Jual − Modal

Untuk menghitung persentase markup:


Markup (%) = (Harga Jual − Modal) ÷ Modal × 100%

Jika target markup sudah diketahui dan Anda ingin mencari harga jual:


Harga Jual = Modal × (1 + Markup ÷ 100)

Cara Menggunakan Markup Calculator

Mode 1 — Hitung Harga Jual dari Markup

Pilih Harga Jual dari Markup, kemudian masukkan modal
atau biaya produk dan target markup. Kalkulator akan menampilkan nilai
markup dalam rupiah serta harga jual hasil perhitungan.

Mode 2 — Hitung Markup dari Harga Jual

Pilih Markup dari Harga Jual, masukkan modal dan harga
jual. Kalkulator akan menghitung selisih harga serta persentase markup
terhadap modal.

Contoh Menghitung Harga Jual dengan Markup

Misalnya modal sebuah produk adalah Rp100.000 dan Anda ingin menggunakan
markup 50%.


Rp100.000 × (1 + 50%) = Rp150.000

Nilai markup adalah Rp50.000 dan harga jual hasil perhitungan adalah
Rp150.000.

Contoh Menghitung Markup dari Harga Jual

Jika modal Rp100.000 dan harga jual Rp150.000:


Markup =
(Rp150.000 − Rp100.000) ÷ Rp100.000 × 100%
= 50%

Dengan demikian, kenaikan harga sebesar Rp50.000 tersebut setara dengan
markup 50% dari modal.

Apa Perbedaan Markup dan Margin?

Markup dan margin sama-sama menggunakan selisih antara harga jual dan
modal, tetapi dasar pembaginya berbeda.

Markup membandingkan keuntungan dengan modal, sedangkan margin
membandingkan keuntungan dengan harga jual.

Contohnya jika modal Rp100.000 dan harga jual Rp150.000:

  • Nilai selisih = Rp50.000
  • Markup = 50%
  • Margin = 33,33%

Karena itu markup 50% tidak berarti margin 50%.

Kapan Markup Calculator Berguna?

Kalkulator markup dapat digunakan ketika Anda sudah mengetahui biaya
atau modal produk dan ingin menentukan harga berdasarkan persentase
kenaikan tertentu.

Tool ini dapat membantu:

  • seller marketplace;
  • reseller;
  • pedagang;
  • UMKM;
  • penjual makanan dan minuman;
  • retail;
  • produk digital;
  • dan jasa sederhana.

Apakah Markup Tinggi Selalu Berarti Profit Tinggi?

Tidak selalu. Markup Calculator hanya melihat hubungan antara modal
yang dimasukkan dan harga jual. Jika masih terdapat biaya lain seperti
fee marketplace, iklan, pengiriman, pajak, diskon, atau biaya operasional,
keuntungan akhir dapat berbeda.

Karena itu pastikan angka modal yang digunakan sesuai dengan tujuan
analisis Anda dan gunakan kalkulator profit apabila ingin menghitung
keuntungan penjualan secara lebih langsung.

FAQ Markup Calculator

Apa itu markup?

Markup adalah persentase kenaikan harga dari modal atau biaya dasar
menuju harga jual.

Bagaimana cara menghitung markup?

Kurangi harga jual dengan modal, kemudian bagi hasil tersebut dengan
modal dan kalikan 100%.

Bagaimana menghitung harga jual dari markup?

Kalikan modal dengan satu ditambah persentase markup. Misalnya modal
Rp100.000 dengan markup 50% menghasilkan harga jual Rp150.000.

Apakah markup sama dengan margin?

Tidak. Markup menggunakan modal sebagai dasar persentase, sedangkan
margin menggunakan harga jual.

Markup 50% artinya apa?

Markup 50% berarti harga dinaikkan sebesar 50% dari modal. Jika modal
Rp100.000, nilai markup adalah Rp50.000 sehingga harga jual menjadi
Rp150.000.

Apakah markup bisa negatif?

Secara matematis bisa. Markup negatif terjadi ketika harga jual berada
di bawah modal. Kalkulator akan menampilkan kondisi tersebut sebagai
penjualan di bawah biaya dasar.

Apakah markup sudah memperhitungkan semua biaya usaha?

Belum tentu. Hasil tergantung pada angka modal yang Anda masukkan.
Jika ada fee marketplace, biaya iklan, pengiriman, pajak, atau biaya
lainnya yang belum dimasukkan dalam modal, biaya tersebut belum
tercermin dalam hasil.

Scroll to Top